![]() |
Add caption |
Partai politik
memiliki fungsi yang salah satunya berperan sebagai sarana penampung dan
penyalur aspirasi rakyat kepada pemerintah. Dari konsep ini, jelaslah bahwa partai politik merupakan salah
satu sarana demokrasi di suatu Negara. Negara apapun di dunia yang mengambil
demokrasi sebagai sistem politiknya, maka partai politik menjadi suatu
kebutuhan dalam proses-proses berjalannya demokrasi tersebut.
Indonesia
adalah salah satu negara yang menganut demokrasi sebagai sistem politiknya,
dengan kata lain parpol dengan segala eksistensinya berperan sebagai jembatan
aspirasi dan kepentingan-kepentingan rakyat, hingga skala berbangsa dan
bernegara. Hal ini yang tentunya membuat
eksistensi dan pergerakan partai politik semakin berkembang sehingga sekarang
kita bisa melihat banyak orang berusaha mendirikan partai politik dengan tujuan
dapat menampung aspirasi rakyat dan menyalurkannya kepada pemerintah. Masing-masing
partai tentu akan selalu mempertahankan eksistensinya di dalam kancah
perpolitikan. Eksistensi yang di maksud di sini adalah bagaimana track
record di era reformasi dalam
menjalankan peran dan fungsinya serta bagaimana perolehan suara dalam setiap
pemilu.
Di dalam sistem
demokrasi yang ada di Indonesia. Partai politik diselenggarakan dengan tujuan
sebagai berikut:
- Partai sebagai sarana Komunikasi Politik
- Partai sebagai sarana Sosialisasi Politik
- Partai sebagai sarana Recruitment Politik
- Partai sebagai sarana Pengatur Konflik
Eksistensi partai politik selain
membawa dampak positif, ternyata juga
memiliki dampak negatif yang tidak
bisa diabaikan. Seperti dilihat akhir-akhir ini diketahui Partai politik
disibukkan dengan persaingan internal yang hanya menguntungkan satu kalangan
saja, seperti mereka yang sudah menjerumus pada kecelakaan politik atau
dengan modus lain skandal korupsi. Akibatnya kemudian eksistensi partai politik
menjadi tidak sehat oleh para elit politik dan intrik-intrik politik atarpartai
saling melakukan upaya demoralisasi.
Namun muncul hal yang patut menjadi pertanyaan
adalah keterlibatan partai politik dalam mewujudkan budaya politik yang
demokratis pada kehidupan politik di negara ini. Sebab bagaimanapun
lembaga-lembaga yang berbau politik itu memiliki implikasi
yang signifikan dan urgensitasnya dalam merajut kepentingan kehidupan rakyat.
Hal ini akhirnya menimbulkan penilaian bahwa,secara teori eksistensi parpol
pada Negara demokrasi adalah suatu hal yang menguntungkan dan memajukan Negara
jika pelaksanaan dan penerapan prinsip-prinsipnya sesuai dengan teori yang
dikemukakan. Dan apabila muncul penyalahgunaan terhadap maksud dan tujuan yang
dilakukan oleh oknum-oknum tertentu, maka peran dan dampak positif dari
eksistensi parpol akan menjadi hal yang hanya akan merugikan kepentingan rakyat
dan kemajuan suatu Negara itu sendiri.